Pressure injury masih menjadi masalah serius di berbagai fasilitas kesehatan. Studi menunjukkan prevalensi luka tekan berkisar 8–23% pada pasien rawat inap, terutama pada pasien kritis, geriatri, dan dengan keterbatasan mobilitas. Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi, memperpanjang lama perawatan, serta menambah beban biaya kesehatan. Diperlukan upaya pencegahan dan penatalaksanaan yang tepat berbasis evidence.
👉 Klik Link Berikut untuk Informasi Lebih Lengkap: SKP_KEMENKES
Ners — SKP 1
Perawat Vokasi — SKP 1
Perawat Vokasi Level 5 — SKP 1
Perawat Vokasi Level 6 — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Komunitas — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Anak — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Maternitas — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Geriatri — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Jiwa — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Onkologi — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Kardiovaskuler — SKP 1
Ners Spesialis Keperawatan Gawat Darurat Kritis — SKP 1
Peserta mampu memahami faktor risiko dan patofisiologi luka tekan
Peserta mampu melakukan assessment dan staging pressure injury secara tepat
Peserta mampu memahami strategi pencegahan luka tekan berbasis evidence
Peserta mampu memilih dressing modern sesuai karakteristik luka tekan
Peserta mampu menerapkan manajemen pressure injury berbasis kasus dalam praktik klinis sehari-hari
Yuk daftarkan diri Anda sekarang dan tingkatkan kompetensi bersama para ahli!
DAFTAR SEKARANG ← Kembali