Wocare Indonesia
Wocare Indonesia Pusat Perawatan Luka
← InOA Bogor

WORLD OSTOMY DAY 2025 "INVISIBLE DISABILITIES, VISIBLE SUPPORT"

WORLD OSTOMY DAY 2025 "INVISIBLE DISABILITIES, VISIBLE SUPPORT" WORLD OSTOMY DAY 2025 "INVISIBLE DISABILITIES, VISIBLE SUPPORT" WORLD OSTOMY DAY 2025 "INVISIBLE DISABILITIES, VISIBLE SUPPORT"

Dalam semangat memperingati World Ostomy Day 2025, Museum Ostomi Indonesia kembali mengadakan kegiatan penuh makna pada Senin, 6 Oktober 2025. Tahun ini, tema global yang diangkat adalah “Invisible Disabilities, Visible Support”, yang berarti “Disabilitas Tak Terlihat, Dukungan yang Nyata.”

Tema ini mengajak seluruh masyarakat untuk lebih memahami bahwa tidak semua disabilitas dapat dilihat secara kasat mata, termasuk kondisi yang dialami oleh para ostomate (pengguna stoma). Melalui kegiatan ini, Museum Ostomi Indonesia ingin menunjukkan bahwa dukungan nyata dari lingkungan dan komunitas memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup para ostomate di Indonesia.

Momen Kebersamaan yang Hangat dan Menginspirasi

Perayaan yang digelar di Museum Ostomi Indonesia ini berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara dimulai pukul 15.30 WIB dan dihadiri oleh Ketua Yayasan Wocare Indonesia, Ibu Widasari Sri Gitarja

Selanjutnya, sambutan juga disampaikan oleh Ibu Yusniar, selaku pembina Museum Ostomi Indonesia. Dalam kata sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan seperti ini untuk memperkuat solidaritas dan rasa percaya diri para sahabat ostomate. “Melalui perayaan ini, kita ingin menunjukkan bahwa para ostomate bukan hanya bertahan, tetapi juga mampu berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya dengan penuh semangat.

Salah satu momen paling menyentuh dari acara ini adalah sesi berbagi cerita dari para ostomate, baik yang hadir secara langsung maupun yang bergabung melalui Zoom Meeting. Dalam sesi ini, beberapa peserta membagikan pengalaman mereka menjalani kehidupan dengan stoma — tantangan, perjuangan, serta dukungan yang mereka terima dari keluarga, tenaga kesehatan, dan komunitas.

Cerita-cerita ini menjadi pengingat bahwa meski stoma sering disebut sebagai “disabilitas tak terlihat”, namun semangat, keberanian, dan keteguhan hati para ostomate sangatlah nyata dan patut diapresiasi. Banyak peserta yang terinspirasi untuk lebih terbuka dan saling mendukung satu sama lain.

Setelah sesi berbagi, acara dilanjutkan dengan pemotongan bolu secara simbolis, sebagai tanda syukur dan kebersamaan seluruh sahabat ostomate. Momen ini menjadi simbol dari semangat untuk terus menyalakan harapan.

Kegiatan kemudian diteruskan dengan makan bersama yang penuh keakraban. Para peserta saling berbincang, tertawa, dan berfoto, mempererat hubungan di antara anggota komunitas dan keluarga besar Museum Ostomi Indonesia.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, di mana seluruh peserta — baik pengurus, pembina, maupun sahabat ostomate — berpose dengan senyum hangat. Foto-foto ini menjadi kenangan berharga atas momen kebersamaan dan dukungan yang nyata bagi para ostomate.

Perayaan World Ostomy Day 2025 di Museum Ostomi Indonesia bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata dari kepedulian, dukungan, dan solidaritas kepada komunitas ostomate. Melalui kegiatan ini, pesan penting disampaikan kepada masyarakat bahwa setiap individu, terlepas dari kondisi fisiknya, berhak untuk hidup bermartabat, diterima, dan didukung.

✨ “Invisible Disabilities, Visible Support” bukan hanya slogan, tetapi ajakan untuk melihat lebih dalam, memahami lebih luas, dan mendukung lebih nyata.