Hubungi Kami
Infeksi luka sering terjadi pada luka akut dan kronis, memperlambat penyembuhan, meningkatkan risiko komplikasi, dipengaruhi biofilm, sehingga diperlukan identifikasi dini serta manajemen berbasis evidence klinis.
Sekitar 60% luka kronis mengandung biofilm yang menghambat penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi persisten. Tanpa penanganan tepat, komplikasi dapat meningkat signifikan. Oleh karena itu, penting memahami identifikasi dini dan terapi berbasis evidence. Ikuti webinar ini sekarang dan tingkatkan kompetensi klinis Anda dalam manajemen infeksi luka secara komprehensif!
Ns. Agung Ginanjar adalah perawat klinis berpengalaman dengan fokus di bidang perawatan luka, stoma, dan inkontinensia. Aktif sebagai trainer Certified Wound Care Clinician Associate (CWCCA) sejak 2015, ia juga merupakan pengajar tetap di program Indonesian ETNEP – Wound, Ostomy, Continence Therapy. Pengalamannya sebagai pembicara mencakup berbagai forum ilmiah nasional dan internasional, seperti ASEAN Wound Summit 2022, World Council ET Conference 2018, dan Diabetes Wound Expo 2024. Ia juga menjadi pembicara di banyak seminar dan pelatihan klinis di berbagai kota di Indonesia dan Malaysia. Secara profesional, Ns. Agung pernah menjabat di Wocare Center (2011–2022), PT Pohon Bidara Medika, serta RSUD R. Syamsudin SH Sukabumi sebagai perawat bedah dan anggota tim perawatan luka. Komitmennya dalam edukasi, pengembangan produk luka, serta praktik klinis menjadikannya salah satu tokoh penting dalam kemajuan perawatan luka di Indonesia.
👉 Klik Link Berikut untuk Informasi Lebih Lanjut: SKP_KEMENKES